Sabtu, 25 September 2021
I supposed to be a taugh person. Aku selalu mengasah diri untuk jadi orang yang kuat, terutama emotionally. Makanya kadang aku cenderung heartless, lempeng, cuek, dan ga peduli. Itu semua semata untuk menjaga perasaan aku. Supaya aku ga gampang sakit, ga gampang rapuh, ga gampang down. Karena jujur, i'm really an emotional person. Kalau bukan kita sendiri yg menjaga perasaan kita sendiri, siapa lagi kan?
That's why juga aku selalu menjaga perasaan aku untuk ga falling easily to other person. Lately aku lupa rasanya kesepian, krn walaupun aku memilih utk sendiri tapi aku jarang kesepian karena mindset aku yg selalu membuat hidup aku selalu "ramai". Dan perasaan aku sekarang mengingatkan aku ttg rasanya kesepian.
All the feeling that remind me like "oh ya this is why".
Setiap orang pasti ingin dimanja, treated well, being loved. Tapi gimana kalau itu semua cuma sementara?
Maybe this is exactly how i feel. Menjalani hari dengan keberadaan seseorang dan merasakan semua keindahan. Lalu ketika orang itu ga ada, aku mulai merasa ada yg berubah. Ya, aku mulai merasa kesepian.
Makanya aku punya trust issue yg parah banget kali yaa. Aku ga bisa sembarangan ngasih perasaan aku sama org lain. Karena aku ga tau sampai kapan ini akan bertahan.
Just like now, aku ga berani ngasih perasaan dan harapan aku sama dia. Karena aku tau, dia bisa pergi kapan aja. Dan parahnya dia sudah memiliki sebagian dari aku.
0 Comments:
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



