Selasa, 24 Mei 2011
“kamu sayang ga sama aku?”
Pasti pertanyaan seperti itu sering terlontar dari mulut pasangan kamu. Jujur itu adalah pertanyaan yang paling aku benci. Karena ketika dia menanyakan itu sama aku, sama aja dia ga percaya sama aku. Bukankan rasa cinta itu seharusnya untuk dirasakan dan dibuktikan, bukan untuk dipertanyakan. Masalahnya, kenapa rasa cinta itu terus dipertanyakan, apakah emang karena dia ga percaya sama kita, apakah karena dia ga percaya klu kita bener-bener sayang sama dia??
Aku termasuk orang yang sangat selektif memilih pasangan. Aku ga bisa ngejalain sebuah hubungan tanpa adanya rasa sayang dan kepercayaan. Ketika aku siap ngejalanin sebuah hubungan sama seorang cowo, itu artinya aku bener-bener sayang sama dia dan percaya sama dia. Percaya kalau dia juga sayang sama aku.
TRUST, itu modal utama aku menjalani sebuah hubungan, karena ketika aku udah percaya sama dia semuanya bisa berjalan lancar. Apalagi aku bukan penganut aliran jealous. Jealous sama pacar sendiri ga ada di kamus aku, karena buat aku ketika kita udah memutuskan untuk berhubungan sama seseorang, berarti kita berkomitmen sama dia. Ketika kita udah berkomitmen sama dia berarti kita gakan macem-macem sama lawan jenis, sedeket-deketnya kita sama lawan jenis pasti punya batasan-batasan tertentu yang ga akan dilewatin. That’s what I always do when I decide to make a relationship with a guy. And I hope he do the same, cuz I trust him and I never get jealous on him ;)



