Minggu, 07 Februari 2010

Maaf

Kerispatih – Tapi Bukan Aku

jangan lagi kau sesali keputusanku
ku tak ingin kau semakin kan terluka
tak ingin ku paksakan cinta ini
meski tiada sanggup untuk kau terima

aku memang manusia paling berdosa
khianati rasa demi keinginan semu
lebih baik jangan mencintai diri aku dan semua hatiku
karena takkan pernah kau temui, cinta sejati

reff:
berakhirlah sudah semua kisah ini
dan jangan kau tangisi lagi
sekalipun aku takkan pernah mencoba kembali padamu
sejuta kata maaf terasa kan percuma
sebab rasa ku tlah mati untuk menyadarinya

semoga saja kan kau dapati
hati yg tulus mencintaimu
tapi bukan aku



Lagu yang bagus kan? Walaupun vokalisnya masih tertahan di penjara, tapi lagunya masih enak di denger. Kasian banget tuh orang. Ga tau kenapa dia terbujuk nafsu sesaat dengan menjadi pemakai narkoba. Mudah-mudahan dia punya alasan yang cukup kuat kenapa dia pake barang itu, walaupun alasan sekuat apapun ga akan bisa memperbaiki semuanya.

OK! Sebenernya aku bukan mau ngomongin vokalis band itu. Aku cuma pengen ceritain perasaan aku sekarang yang sama banget sama lagu itu. Kenapa sih banyak lagu yang ceritanya mirip sama kehidupan kita? Emang kita yang terlalu ke'sugest sama lagu atau emang semua manusia termasuk kita dan pencipta lagu itu selalu punya cerita yang sama dam sering melakukan kesalahan yang sama? Mungkin aja sih.

Jadi gini ceritanya, berawal dari facebook, aku ketemu sama temen lama aku yang udah lama ga ketemu. Awalnya sih biasa aja, tapi sekitar 3 bulan yang lalu dia minta nomer telfon aku dan sesekali nelfon aku. Dibilang seneng, pastinya lah, soalnya dulu aku sempet suka sama dia karena anaknya emang baik banget. Tapi sekarang-sekarang ketika dia mulai intens nelfonin aku, aku malah jadi parno sendiri. sering banget aku sengaja ga angkat telfon dia. Alasannya simpel, karena aku ga mau ngobrol sama dia. Dia emang orang yang asik, lucu, dan baik, tapi aku ga nyaman ngobrol sama dia. obrolan paling panjang kita adalah 45 menit dan itu pun aku udah pengen cepet nutup telfon aja. And just want you to know, kita sampai sekarang belum ketemu lagi karena aku selalu menghindar kalau dia pengen ketemu. Kurang lebih udah 7 taun kita ga ketemu.

Sekarang udah terlalu jauh kalau aku pengen menghentikan semuanya. Tapi kalau bukan sekarang, kapan lagi? Aku harus tegas sama diri aku sendiri kalau bukan dia yang aku pengen, karena sampai sekarang aku masih belum berubah. Aku masih tetap mencintai seseorang yang sampai sekarang masih belum ada untuk aku.

0 Comments:

Post a Comment